Pohon dan berbagi komponen hayati lainnya memegang peran penting dalam proses keberlangsungan bumi, berkat pohon pula lah kita para manusia masih bisa merasakan nikmatnya udara bersih dan nyamannya tinggal di planet bumi.
Meskipun termasuk dalam klasifiksai planet muda, nyatanya usia bumi sudah mencapai ribuan tahun, dan tegar melewati berbagai fase. Tak hanya itu, ternyata ada beberapa pohon di bumi ini yang ternyata diyakini berhasil bertahan hidup dan terus berkembang hingga usia ribuan tahun.
Berikut adalah beberapa pohon tersebut seperti Admin lansir dari blog verseofuniverse.blogspot.com
- OLD TJIKKO, Pohon Tertua (9.550 Tahun)
![]() |
| Old Tjikko Pohon Tertua di Dunia (Source Image) |
Pohon klonal individu tertua di planet bumi ini diyakini sudah berusia 9.550 berdasarkan penghitungan menggunakan metode tanggal karbon. Pohon berjenis Norway Spruce atau Cemara Norway ini terletak di Fulufjallet Provinsi Dalarma, Swedia. Pohon ini ditemukan oleh seorang Professor Geografi Fisik bernama Leif Kullman, pemberian naman dari pohon ini sebenarnya diambil dari nama anjing miliknya yakni 'Old Tjikko'.
Bila sekilas dilihat, pohon cemara dengan tinggi 5 meter (16 kaki) ini mungkin akan membuat anda mengabaikannya dan tak menyangka usianya talah mencapai ribuan tahun. Selama kurun waktu ribuan tahun, pohon ini berhasil melewati berbagai fase dan menjadi saksi hidup menghadapi perubahan iklim yang dialami oleh bumi. Para ilmuwan meyakini bahwa alasan terbesar kenapa pohon ini masih tetap bisa bertahan hidup dan berkembang hingga saat ini adalah karena adanya dua proses utama : Kloning Vegetatif dan Layering. Kloning Vegetatif adalah dimana batang pohon bisa mati setiap beberapa ratus tahun (~ 600 tahun) namun akar dari pohon tersebut masih tetap bertahan hidup. Layering adalah proses dimana salah satu cabang dari pohon tersebut menyentuh tanah dalam kurun waktu tertentu dan kemudian menjadi akar baru. Selain Old Tjikko para ilmuwan juga menemukan pohon lain disekitar lokasi tersebut dengan rentang usia anatara 8.000 tahun.
- METHUSELAH, Pohon Non-Klonal Tertua (4.845 Tahun)
![]() |
| Methusaleh Pohon Non-Klonal Tertua di Dunia (Source Image) |
Methuselah adalah jenis pohon pinus yang tumbuh tinggi di Pegunungan Putih (White Mountains) di Inyo County, California Timur. Penamaan pohon ini diambil dari salah satu karakter yang diceritakan paling lama hidup di Al-Kitab, yang konon hidup sampai usia hampir 1.000 Tahun.
Berbeda halnya dengan Old Tjikko yang hidup bertahan dengan 'kloning' sendiri, Methuselah diyakini sebagai pohon non-klonal/tunggal tertua di dunia. Methuselah telah diuji menggunakan metode Dendrochronologically atau berdasarkan lingkaran pohon pada tahun 2002 dan menunjukkan usai pohon yang mencapai 4.845 Tahun.
- HYPERION, Pohon Tertinggi (115.6 Meter / 379' 4")
![]() |
| Hyperion Pohon Tertinggi Dunia (Source Image) |
Hyperion ditemukan pada tanggal 25 Agustus 206 oleh naturalis Chris Atkins dan Michael Taylor di sebuah daerah yang sangat terpencil di kawasan Redwood National and State Parks, California. Hyperion diyakini oleh banyak kalangan memiliki usia sekitar 700-800 Tahun. Penjelajah mengatakan bahwa Hyperion bisa saja memiliki tinggi lebih dari 380 Kaki, namun karena kerusakan yang disebabkan oleh burung pelatuk dibagian paling atas pohon mengakibatkan pohon ini hanya memiliki tinggi 379' 4" pada saat ini.
Meskipun beberapa pohon lainnya tercatat memiliki ukuran yan lebih tinggi, sebagian dari mereka tealah tumbang lantaran deforestasi berat pada era tahun 60-an di kawasan Redwood. Bahkan lebih dari 90 % hutan tanah negara telah habis ditebang pada tahun 1978 ketika daerah tersebut dibeli oleh Taman Nasional.
Banyak orang berspekulasi bahwa pohon mereka jauh lebih tinggi dan besar ketimbang Hyperion, namun sayangnya pohon-pohon tersebut telah habis ditebang pada tahun 60-70 dimana aktifitas penebangan pohon tak pernah berhenti selama 24 jam 7 hari dalam seminggu. Lokasi pasti dari Hyperion dirahasiakan guna menjaga keberlangsungannya, dan tercatat hanya 3 kelompok yang pernah dapat menemukan dan berhasil mendokumentasikannya.
- GENERAL SHERMAN, Pohon Terbesar dalam Volume
![]() |
| General Sherman Pohon Terbesar di Dunia (Source Image) |
Di bumi ini ada begitu banyak pohon yang memiliki tingi dan lebar di pangkal mereka ketimbang General Sherman, namum mereka bukan tandingan dari General Sherman. Pohon ini mengungguli apa pun yang hidup di planet in dengan volumenya dan dianggap sebagai yang terbesar di planet bumi ini.
General Sherman diperkirakan memiliki usia antara 2.300-2.700 Tahun. Pohon ini berhasil melewati beberapa kali kebakaran, perubahan iklim dan aktifitas eksplorasi manusia modern. Dengan ukuran berat yang diperkirakan mencapai 1.385 Ton, dan tinggi 279 kaki atau setara 88 Meter, berdiameter 36,5 kaki atau setara 11,1 Meter menempatkan pohon ini sebagai makhluk hidup yang paling cepat berkembang biak di planet bumi. Penamaan pohon ini pada tahu 1879 diambil dari nama seorang Jenderal Perang di masa Perang Saudara Amerika bernama William Tecumseh Sherman oleh seorang naturalis bernama James Wolverton yang kala itu menjabat sebagai Letnan di Indiana Kavaleri 9 dibawah pimpinan Sherman.
- ARBOL DE TULE, Batang Pohon Terlebar
![]() |
| Arbol de Tule (Source Image) |
El Arbol De Tule (Pohon Tule) adalah jenis pohon cypress yang terletak di pusat kota Santa Maria del Tule di salah satu negara bagian Meksiko, Oaxaca. Kota ini sebenarnya diberi nama yang sama dengan pohon ini.
Pada usia 1.400 tahun (sebagian pihak meyakini usia pohon ini melebihi 2000 Tahun), pohon ini memiliki penampang batang terluas di suni dengan diameter 11,62 Meter (38,1 Kaki). Meskipun ada spekulasi yang menyebutkan bahwa batang pohon tersebut terdiri dari beberapa pohon, namun setelah menjalani uji pemeriksaan DNA dan didapatkan hasil jika pohon ini hanya terdiri dari satu pohon.
Sayangnya pada tahun awal 90-an, kondisi pohon ini menunjukkan kemunduran akibat polusi berat. Letaknaya yang berada di pusat kota, dengan dengan lalu lintas kendaraa membuat pohon ini terpapar polusi dan ditambah dengan kurangnya pasokan air.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar