Jawa Tengah, salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak sekali situs peninggalan purbakala berupa bangunan candi candi megah dan menarik, mulai dari candi Budha hingga Hindu. Bangunan candi sendiri sangat erat sekali kaitannya dengan agama Hindu dan Budha, selain untuk kegiatan keagamaan candi juga dijadikan sebagai tempat wisata, nah dibawah ini Admin menyajikan daftar candi keren yang ada di Jawa Tengah.
CANDI BOROBUDHUR
CANDI BOROBUDHUR
![]() |
| Candi Borobudur, Magelang (Source Image) |
Banyak yang mengira jika candi Borobudhur terletak di Jogjakarta, namun kenyataannya candi Borobudhur terletak di kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Candi Borobudhur merupakan candi Budha terbesar di Indonesia yang termasuk dalam 7 keajaiban dunia.
Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Budha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi ayau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus merupakan salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Hingga saat ini candi Borobudur masih di gunakan sebagai tempat ziarah keagamaan, setiap tahunnya ribuan umat Buddha dari berbagai penjuru Indonesia dan dunia berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak.
Candi Borobudhur sudang sangat terkenal tak hanya di dalam negeri bahkan hingga mancanegara, namun kebanyakan paket wisata menuju kesini dari Jogja bukan dari Magelang. Dalam dunia pariwisata, Candi Borobudur merupakan objek wisata tunggal yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Indonesia.
CANDI PLAOSAN
![]() |
| Candi Plaosan (Source Image) |
Candi Plaosan terletak di Klaten, komplek candi Plaosan terbagi menjadi dua bagian, yaitu candi Plaosan Lor dan candi Plaosan Kidul, kedua bagian tersebut dipisahkan oleh tembok, yang membedakan dari kedua komplek tersebut adalah ukiran di dindingnya. Komplek ini dibangun pada abad ke-9 Masehi oleh Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman kerajaan Medang atau juga di kenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno.
Komplek Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Candi terletak di sebelah kiri()sebelah utara)dinamakan candi induk utara dengan relief yang menggambarkan tokoh-tokoh wanita, dan candi yang terletak di sebelah kanan (sebelah selatan) dinamakan candi induk selatan dengan relief yang menggambarkan tokoh laki-laki. Dibagian utara kompleks masih terdapat selasar yang terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 candi perwara, juga parit buatan. Pada masing-masig candi induk terdapat 6 patung/arca Dhyani Boddhisatwa. Walaupun candi Plaosan merupakan candi Buddha, namun gaya arsitekturnya merupakan perpaduan antara agama Buddha dan Hindu.
CANDI GEDONG SONGO
CANDI GEDONG SONGO
![]() |
| Candi Gedong Songo, Semarang (Source Image) |
Candi Gedong Songo terletak di Bandungan, Kabupaten Semarang, komplek ini sedikit berbeda dengan kebanyakan candi pada umumnya, di kawasan ini terdapat 5 candi utama yang tersebar di lereng gunung Ungaran dari bawah menuju ke atas. Candi ini memiliki kemiripan dengan kompleks candi Dieng di Wonosobo. Candi ini terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut sehingga memiliki suhu udara yang cukuo dingin, yakni berkisara antara 19-21 derajat Celcius. Candi Gedong Songo diketemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 Masehi)
Selain itu, di kawasan candi Gedong Songo juga terdapat pemandian air panas, dimana air tersebut memiliki kandungan belerang yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit kulit, tak hanya itu di dekat pemandian juga terdapat sebuah goa yang masih menyemburkan asap belerang.
CANDI CETHO
![]() |
| Candi Cetho, Karanganyar (Source Image) |
Candi Cheto terletak di lereng gunung Lawu pada ketinggian 1496 meter diatas permukaan laut, secara administratif candi ini berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi Cheto merupakan candi Hindu yang menurut cerita adalah peninggalan kerajaan Majapahit, di kawasan ini juga terdapat petilasan Ki Ageng Krincingwesi. Oleh masyarakat setempat dan juga peziarah beragama Hindu candi ini digunakan untuk tempat pemujaan, selain itu oleh para penganut kepercayaan asli jaw/Kejawen, candi ini jga digunakan sebagai tempat pertapaan.
Candi Cheto memiliki keunikan tersendiri yang jarang ditemukan di komplek candi lainnya, yaitu terdapatnya patung patung kelamin pria, jika dilihat sekilas komplek candi Cheto mirip dengan pura yang ada di Bali.
CANDI SUKUH
Candi Cheto memiliki keunikan tersendiri yang jarang ditemukan di komplek candi lainnya, yaitu terdapatnya patung patung kelamin pria, jika dilihat sekilas komplek candi Cheto mirip dengan pura yang ada di Bali.
CANDI SUKUH
![]() |
| Candi Sukuh, Karanganyar (Source Image) |
Candi Sukuh adalah kompleks candi Hindu yang secara administratif terletaj di wilayah desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Candi ini dikategorikan candi Hindu karena ditemukannya objek pemujaan lingga dan yoni. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang tak lazim, dan karena relief alat kelamin manusia pada beberapa figurnya.
Candi Sukuh terletak tidak jauh dari candi Cheto, yaitu di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, inilah salah satu candi unik yang ada di Indonesia, bentuk dari komplek candi Sukuh cukup berbeda dengan yang lainnya, malahan candi Sukuh lebih mirip dengan bangunan Suku Maya yang ada di Meksiko.
CANDI ARJUNA
CANDI ARJUNA
![]() |
| Candi Arjuna, Dieng (Source Image) |
Candi Arjuna adalah sebuah bangunan candi Hindu yang terletak di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Candi Arjuna merupakan salah satu bangunan candi di kompleks percandiaan Arjuna, di kompleks ini juga terdapat candi semar, candi srikandi, candi puntadewa, dan candi sembadra. Candi Arjuna terletak paling utara dari deretan percandiaan kompleks tersebut. Seperti pada umumnya candi-candi Dieng, masayarakat memberikan nama tokohpewayangan Mahabarata sebagai nama candi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar